Tampilkan postingan dengan label Perahu Hilang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perahu Hilang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2014

2 Penumpang Perahu Rombongan Pengantin Kembali Ditemukan

PortalMadura.Com, Sumenep – Dua orang yang ikut dalam rombongan perahu pengantin dari Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura yang dinyatakan hilang sejak, Senin (6/10/2014) kembali ditemukan diperairan Baluran, Situbondo, Jawa Timur.


Kedua orang tersebut yakni H. Suno dan H Aten, semuanya warga Desa Brakas, Pulau Raas, Sumenep. Ditemukan dalam kondisi selamat oleh nelayan Baluran Situbondo. “Yang ditemukan di Situbondo, keduanya selamat,” terang Kabag Ops Polres Sumenep, Kompok Edy Purwanto, Rabu (8/10/2014).


Sedangkan satu orang lainnya, Sama’uddin (Udin) yang ditemukan di perairan Klosot, Selatan Raas atau sekitar 2,5 mil, pukul 11.45 Wib, Rabu (8/10/2014) dalam penanganan petugas medis Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Raas.


“Kalau yang ditemukan di selatan Raas, sudah ada di Puskesmas Raas dalam kondisi selamat,” katanya.


Sebelumnya, calon pengantin pria, Ahmad (22) hendak melangsungkan akat nikah dengan kekasihnya, Saimah di Pemuteran, Buleleng, Bali. Rombongan pengantin menggunakan Perahu Layar Motor (PLM) Jabar Nur atau Mutiara Indah dengan membawa 49 jiwa (versi lain 76 orang) dari Pulau Raas menuju Bali.


Namun, sebelum sampai di perairan Bali, mesin perahu mati hingga akhirnya perahu terhempas dan bergerak ikut arah angin ke perairan Banyuwangi-Situbondo, Senin (6/10/2014).


Kontak terakhir salah seorang penumpang perahu via telepon dengan keluarganya di Rass sekitar pukul 15.00 Wib. Beberapa saat kemudian, tidak dapat dihubungi lagi. Pompa air milik perahu juga rusak, sehingga air yang masuk kedalam perahu sulit diatasi.


Keluarga korban berusaha minta bantuan Satpolair Situbondo dan Banyuwangi, serta TNI AL. Bahkan, Polair Kalianget, Sumenep juga menyisir perairan Pulau Sapudi.(htn)



2 Penumpang Perahu Rombongan Pengantin Kembali Ditemukan

Kamis, 28 Agustus 2014

Merasa Diperas, Perahu Nelayan Sokaramme Hilang, Warga Dapenda Minta Tebusan Rp 4 Juta

PortalMadura.Com, Sumenep – Seorang nelayan, Junawi, warga Dusun Tarontom, Desa Sokaramme, Kecamatan Nonggunung, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur merasa akan diperas oleh nelayan asal Desa Dapenda, Batang-Batang, Sumenep.


Pasalnya, Junawi yang kehilangan perahu kecil harus mengeluarkan uang tebusan hingga bernilai Rp 4 juta. “Saya sudah melakukan komunikasi dan siap mengganti biaya solar sebesar 500 ribu rupiah. Tapi, tidak mau dan minta tebusan hingga 4 juta rupiah,” terang Junawi via telepon pada PortalMadura.Com, Jumat (29/8/2014) pagi.


Nilai tebusan, kata dia, sangat besar dan bernuansa pemerasan. Sebab, nilai jual perahu tersebut maksimal Rp 5 juta. “Kalau perahu besar masih wajar sampai minta tebusan 4 juta rupiah. Perahunya kecil kok,” katanya dengan nada heran.


Menurut dia, perahunya hilang ditemukan nelayan bernama Mattenor bersama anak buahnya, semuanya warga Dusun Lebbak Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang Sumenep. “Persoalan ini, saya ingin diselesaikan secara kekeluargaan, tapi jika tetap tidak bisa, melaporkan ke polisi kan tidak salah,” ancamnya.


Ia menceritakan, perahunya hilang sekitar pukul 17.00 Wib, Sabtu (23/8/2014) saat ditambatkan di perairan Sapudi. Pada hari Minggu (24/8/2014), perahu tersebut ditemukan oleh rombongan nelayan asal Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.


Pemilik perahu, pada Selasa (26/8/2014) mendatangi rumah nelayan Desa Dapenda untuk melakukan negosiasi. Namun uang pengganti solar ditolak dan minta tebusan hingga Rp 4 juta.


“Waktu itu, saya tetap tidak mau kalau harus menebus sampai 4 juta rupiah. Lalu, anak buahnya Mattenor itu minta 3 juta rupiah. Karena saya tidak mempunyai kemampuan, ya pulang. Sekarang saya ada di pulau,” urainya.(htn)



Merasa Diperas, Perahu Nelayan Sokaramme Hilang, Warga Dapenda Minta Tebusan Rp 4 Juta