Tampilkan postingan dengan label Museum Keraton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Museum Keraton. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Agustus 2014

Kereta Kencana Keraton Sumenep Memiliki Kekuatan Gaib

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebuah Kereta Kencana yang merupakan hadiah dari Ratu Kerajaan Inggris pada saat Pemerintahan Sultan Abdurrahman berkuasa tahun 1811-1854 masih terawat dengan sempurna.


Kereta Kencana yang juga terdapat sebuah Lambang Kadipaten Sumenep tahun 1811 – tahun 1965 tersebut kini ditempatkan di bangunan Pertama Museum Keraton. Konon, bangunan tersebut memang sebagai garasi kereta tempo dulu.


Kereta yang sudah ratusan tahun itu, ternyata masih memiliki kekuatan gaib yang dapat dirasakan. Terbukti, pada peringatan hari jadi Kabupaten Sumenep tahun 2013 yang jatuh setiap tanggal 31 Oktober rencananya akan di arak keliling kota dengan menggunakan kuda.


Namun, kuda yang sengaja disewa dari warga Sumenep tidak mau berjalan. “Kuda itu terlihat ketakutan dan meraung-raung,” kata Erfandy, salah seorang petugas Museum Keraton Sumenep, Jalan Dr Soetomo No 6, Sabtu (23/8/2014).


Pemilik kuda, kata dia, akhirnya memutuskan tidak menggunakan Kereta Kencana tersebut. Karena diyakini masih mengandung kekuatan gaib dan tidak diijinkan oleh pemiliknya. “Akhirnya menggunakan kereta tiruan pada saat acara peringatan hari jadi,” tandasnya.(htn)



Kereta Kencana Keraton Sumenep Memiliki Kekuatan Gaib

Ajaib, Piring Ini Membuat Nasi Tahan Lama & Tidak Basi

PortalMadura.Com, Sumenep – Piring yang satu ini mempunyai keajaiban sendiri pada saat Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur diperintah Sultan Abdurrahman yang berkuasa dari tahun 1811-1854.


Konon, piring yang saat ini dipajang di dalam Museum Keraton dan ditempatkan di dalam kotak kaca terkunci merupakan pemberian Raja Sampang, Condro Negoro sekitar tahun 1830.


“Piring ini memang ajaib, kalau dibuat tempat nasi bisa tahan lama dan tidak basi dalam waktu lama tanpa bahan pengawet,” terang Erfandy, salah seorang petugas Museum Keraton Sumenep, Jalan Dr Soetomo No 6, Sabtu (23/8/2014).


Piring hidangan tersebut di tempatkan di dalam ruangan bangunan 2 atau yang dikenal dengan Kantor Koning (Kantor Raja) tempo dulu. Ditengah piring yang berbentuk oval tersebut terdapat gambar dan tulisan tahun pembuatan yang cukup jelas untuk dilihat.(htn)



Ajaib, Piring Ini Membuat Nasi Tahan Lama & Tidak Basi

Minggu, 17 Agustus 2014

Keunikan Museum Keraton Sumenep di dalam Bangunan Pertama

PortalMadura.Com, Sumenep – Bagi masyarakat Madura, khususnya warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak asing lagi dengan Museum Keraton. Namun, bagi masyarakat luar Madura, ketika mendengar nama Pulau Madura tentu identik dengan Garam dan Budaya Kerapan Sapi.


Dirasa tidak lengkap jika anda tidak berkunjung ke Museum Keraton Sumenep yang banyak mengandung nilai sejarah. Salah satunya, Kereta Keraton yang merupakan pemberian Pemerintah Belanda kepada Sultan Abdurrahman sebagai ucapan terima kasih.


Alat ini menjadi satu-satunya alat transportasi yang dipakai oleh para punggawa dan bangsawan Keraton saat berkunjung ke daerah-daerah kekuasaanya. Kereta Keraton tersebut berada di bangunan pertama. Didalamnya juga banyak benda lain peninggalan masa kerajaan berjaya. Semisal, alat musik, dan kursi goyang.


Peninggalan lainnya, berupa jambangan berasal dari Thailand, sekitar abad XVII M, dihiasi motif binatang dan tumbuhan, berwarna kuning dibawah glasir coklat. Berfungsi sebagai tempat air.


Tempayan berasal dari Cina Selatan, sekitar abad XVII M. Dihiasi ukiran motif naga, glasir coklat. Berfungsi sebagai tempat air. Apa saja keunikan di gedung (bangunan) kedua Museum Keraton Sumenep? Ikuti terus Jelajah bersama Tim PortalMadura.Com (htn)




Keunikan Museum Keraton Sumenep di dalam Bangunan Pertama

Minggu, 10 Agustus 2014

Woww...! Ada Penutup "Mr P" Sepanjang 35 CM di Museum Keraton Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Banyak keunikan dan peninggalan sejarah di Museum Keraton Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.


Salah satunya, ada penutup “Mr P” yang berukuran panjang + 35 cm (lumayan panjang ukurannya). Barang tersebut disimpan dalam sebuah kotak kaca di salah satu ruangan bangunan paling belakang.


Dalam keterangannya disebutkan, jika barang tersebut terbuat dari buah labu yang dikeringkan, untuk penutup “Mr P” laki-laki dan disebut “Koteka”.


Barang unik tersebut disatukan dengan patung nenek moyang dari suku ASMAT (Irian Jaya). Di kotak kaca lainnya, terdapat sejumlah fosil, seperti tulang tangan ikan duyung, batu akik dan barang-barang antik lainnya.(htn)



Woww...! Ada Penutup "Mr P" Sepanjang 35 CM di Museum Keraton Sumenep

Jumat, 11 Juli 2014

Taman Sare (Kolam) Keraton Sumenep Bikin Awet Muda

PortalMadura.Com, Sumenep – Di sebelah Timur lingkungan Keraton Sumenep (Soengenep) terdapat kolam pemandian yang dikenal dengan nama Taman Sare.


Nama Taman Sare berasal dari bahasa Madura. Taman dalam Bahasa Indonesia berarti Kolam, dan Sare/asreh yang berarti asri, indah atau menyenangkan.


Tempo dulu, Taman Sare ini merupakan pemandian para dayang-dayang Keraton Soengenep. Hingga saat ini, kondisinya cukup bagus dan terawat. Airnya jernih dan banyak ikan warna-warni.


Para pengunjung museum Keraton diperkenankan untuk ambil wudlu’ atau sekedar membasahi muka, lengan maupun kaki. Konon, air Taman Sare ini juga mempunyai khasiat menjadikan orang awet muda.(htn)



Taman Sare (Kolam) Keraton Sumenep Bikin Awet Muda