PortalMadura.Com, Sumenep – Pada zaman pemerintahan Adipati Pertama, Arya Wiraraja di Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur banyak tokoh agama dan ulama besar yang mengabdi dan menyebarkan agama Islam di wilayah Sumenep. Salah satunya, Syehk Mahfudz.
Makam Syehk Mahfudz yang dikenal dengan...
Mengenal Lebih Dekat Salah Satu Ulama Besar Pada Pemerintahan Arya Wiraraja
Kamis, 27 November 2014
Mengenal Lebih Dekat Salah Satu Ulama Besar Pada Pemerintahan Arya Wiraraja
Minggu, 02 November 2014
Inilah Foto Prosesi Arya Wiraraja dalam Peringatan Hari Jadi Sumenep
PortalMadura.Com, Sumenep – Prosesi Arya Wiraraja dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-745, di depan Masjid Jamik Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur berlangsung meriah, Minggu (2/11/2014).
Selain di hadiri para wisatawan mancanegara, juga bersamaan dengan pelaksanaan Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) Jawa Timur yang ke 8 dan berlangsung sejak, 31 Oktober sampai 2 Nopember 2014. Peserta FKPU dari 13 kabupaten/kota juga ikut memeriahkan acara tersebut.
Digelarnya prosesi Arya Wiraraja (Adipati pertama Keraton Sumenep) sebagai upaya mengenang berdirinya Kabupaten Sumenep.
Sehingga prosesi dimulai sejak dikukuhkannya Arya Wiraraja oleh Kertarajasa Jayawardhana atau Raden Wijaya hingga berkuasa. Lalu, Arya Wiraraja menyerahkan tampuk kepemimpinannya kepada bupati yang ditandai dengan penyerahan Pataka (Bendera Keraton) kepada Bupati Sumenep, A Busyro Karim.(htn)
Berikut Foto Prosesi Arya Wiraraja dalam peringatan Hari Jadi Sumenep ke 745.
Kanan, Bupati Sumenep, A Busyro Karim Menerima Pataka dari Arya Wiraraja
Inilah Foto Prosesi Arya Wiraraja dalam Peringatan Hari Jadi Sumenep
Prosesi Arya Wiraraja, Mengenang Berdirinya Kabupaten Sumenep
PortalMadura.Com, Sumenep – Kepala Dinas Kebudayaan, Parawiata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Febriyanto mengatakan, prosesi penyerahan Pataka dari Adipati Pertama, Arya Wiraraja Sumenep ke Bupati Sumenep, A Busyro Karim merupakan rangkaian puncak peringatan Hari Jadi ke 745 tahun 2014 Kabupaten Sumenep.
Menurut dia, rangkaian peringatan “Hari Jadi Sumenep” ini dimaksudkan agar pemerintah bersama masyarakat bisa mengenang berdirinya Kabupaten Sumenep dan melestarikan budaya yang dimiliki.
“Selain untuk mengenang berdirinya Sumenep juga untuk melestarikan kebudayaan lokal seperti tarian khas keraton,” terang Febriyanto, Minggu (2/11/2014).
Ditempat yang sama, Bupati Sumenep, A Busyro Karim memaparkan, dalam momentum Hari Jadi ke 745 Sumenep ini juga dimeriahkan oleh pawai budaya yang diikuti oleh 14 kabupaten se Jawa Timur.
“Kebetulan Sumenep menjadi tuan rumah acara Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) Jawa Timur, yang diikuti oleh sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur,” terang Bupati dalam sambutannya.
Peringatan Hari Jadi Sumenep yang ke 745 merupakan hari bersejarah, karena bertepatan dengan Arya Wiraraja diangkat sebagai Adipati pertama di Sumenep. Dan menjadi cikal bakal terbentuknya Republik Indonesia (RI).
“Makanya kita harus bersyukur dan mengenang peristiwa bersejarah ini,” ujarnya.
Terbentuknya Kabupaten Sumenep, hingga sekarang ini juga tidak terlepas dari peran Arya Wiraraja dan masyarakat. “Untuk itu kita harus mengingat dan membuka sejarah serta mengambil hikmah dari sejarah itu,” tandasnya.
Pada momen Hari Jadi ke 745 ini, sengaja memilih tema “Pesona Pulau Giliyang” sebagai wisata kesehatan yang kerkelas Nasional, serta untuk mengenalkan kepada masyarakat nusantara bahwa Sumenep memiliki potensi wisata termasuk wisata kesehatan.(arif/htn)
Prosesi Arya Wiraraja, Mengenang Berdirinya Kabupaten Sumenep
Sabtu, 01 November 2014
Bupati Sumenep "Terima Pataka" dari "Adipati Arya Wiraraja
PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, A Busyro Karim menerima Pataka (Bendera) dari Adipati Arya Wiraraja (Adipati Pertama Sumenep) yang melambangkan A Busyro Karim didaulat untuk melanjutkan kepemimpinannya.
Hal ini terlihat dalam acara Prosesi Arya Wiraraja dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumenep yang ke 745 di depan Masjid Jamik Keraton Sumenep, Minggu (2/11/2014).
Layaknya sebuah Keraton Tempo dulu, Adipati Arya Wiraraja bersama permaisurinya dikawal oleh sejumlah prajurit menuju tahta kerajaan. Dalam sebuah upacara, tahta kepemimpinan kerajaan Sumenep diserahkan pada Bupati Sumenep, A Busyro Karim dengan ditandai penyerahan Pataka (Bendera Keraton).
Prosesi Arya Wiraraja yang bersamaan dengan Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) tahun 2014 yang diikuti 14 kabupaten/kota di Jatim menyedot ribuan warga dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.
Peringatan Hari Jadi Sumenep tahun ini mengambil tema “Pesona Pulau Giliyang”.(htn)
Bupati Sumenep "Terima Pataka" dari "Adipati Arya Wiraraja












