Tampilkan postingan dengan label Anggota DPRD Sumenep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anggota DPRD Sumenep. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Agustus 2014

Hari Pertama Masuk, Ketua Sementara DPRD Sumenep Absen

PortalMadura.Com, Sumenep – Pada hari pertama masuk kerja, anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak seluruhnya terlihat ngantor. Bahkan, Ketua Sementara, Abrori Mannan, absen, Jumat (22/8/2014).


Diakui Wakil Ketua Sementara DPRD Sumenep, Moh. Hanafi, dirinya mendapat amanah untuk melakukan koordinasi dengan anggota dewan lainnya dalam rangka mengikuti orientasi dan pendalaman tugas yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri pada 31 Agustus 2014 di Surabaya.


“Pak ketua (Abrori Mannan, red) tidak masuk. Barusan telepon saya agar dikoordinasikan ke anggota yang lain, jika bisa oreintasi itu diundur. Tapi, keinginan temen-teman justru minta dimajukan. Namun, semua keinginan itu tidak mungkin terpenuhi, karena oreintasi itu serentak dilaksanakan,” kata Hanafi.


Untuk itu, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Sekwan DPRD Sumenep dalam rangka mengikuti kegiatan pembekalan di Surabaya. “Koordinasi dengan pak Sekwan sudah. Hasilnya, akan saya laporkan pada ketua,” tandasnya.(dien/htn)



Hari Pertama Masuk, Ketua Sementara DPRD Sumenep Absen

Kamis, 21 Agustus 2014

Anggota Dewan Terlantar di Lobi Kantor DPRD

PortalMadura.Com, Sumenep – Dihari pertama anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur pasca diambil sumpahnya, sudah banyak anggota yang masuk kantor.


Sedangkan sekretariat DPRD sibuk dengan menata kursi di masing-masing Komisi, sementara anggota dewan yang masuk itu hanya duduk-duduk di kursi ruang lobi.


“Ini bukan terlantar, tapi ini yang benar, jadi anggota dewan yang baru ini harus duduk di kursi ruang lobi karena masih belum tahu tempat kami dimana, karena alat kelengkapan dewan belum dibentuk,” kata Bambang Prayogi, anggota dewan asal PDI Perjuangan, Jum’at (22/08/2014).


Menurutnya, anggota dewan yang baru ini harus menunggu pembentukan alat kelengkapan dewan, dikomisi apa yang akan bertempat.


“Jadi kita sekarang ini masih pengenalan,” ungkapnya sembari tersenyum.(arif/nia)



Anggota Dewan Terlantar di Lobi Kantor DPRD

Sumringah, 3 Orang Perempuan Cantik Melenggang ke Kursi Legislatif

PortalMadura.Com, Sumenep – Satu juta lebih penduduk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hanya 3 (tiga) orang perempuan yang mampu melenggang ke kursi legislatif periode 2014-2019.


Bahkan, dari 50 orang anggota legislatif yang sudah diambil sumpahnya, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (21/8/2014), hanya terlihat 3 orang kaum hawa dari 50 anggota dewan yang dilantik. Selebihnya, 47 lainnya dari kaum adam. Yakni, Ummul Hasanah (PDI Perjuangan), Zulfa (Gerindra) dan Dwita Andriyani (PAN).


Ummul Hasanah mengaku baru pertama kali berkelut di dunia politik. “Ini benar-benar dunia baru bagi saya,” kata Ummul sambil tersenyum ramah.


Yang ada di benak Ummul adalah amanah besar yang diberikan rakyat Sumenep, khususnya dari daerah pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Lenteng, Kecamatan Bluto, Kecamatan Gili Genting, Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Saronggi.


“Alhamdulillah dan Bismillah,” ujar Ummul


Sedangkan, Zulfa yang berangkat dari Partai Gerindra Dapil 3 (tiga) juga pendatang baru di kursi legislatif. Hanya Dwita Andriyani (PAN) Dapil 1 (satu) yang kembali terpilih pada periode kedua ini.


Pada periode sebelumnya, Ita sapaan akrab Dwita Andriyani menjabat Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumenep. Kita tunggu perjuangan ketiganya dalam memperjuangkan rakyat Sumenep, khususnya para kaum wanita.(htn)



Sumringah, 3 Orang Perempuan Cantik Melenggang ke Kursi Legislatif

Rabu, 20 Agustus 2014

Usai Diambil Sumpahnya, 2 Orang Anggota Dewan Temui Pengunjuk Rasa

PortalMadura.Com, Sumenep – Dua kelompok pengunjukrasa yang tergabung dalam PMII dan Fam’s Sumenep, Madura, Jawa Timur sedikit legah setelah dua orang anggota DPRD Sumenep yang baru diambil sumpahnya menemui pendemo, Kamis (21/8/2014).


“Yang menjadi tuntutan mahasiswa dan pengunjukrasa lainnya, akan kami tindak lanjuti dan akan kami kawal,” tegas Nurus Salam di depan pendemo.


Nurus Salam menemui pendemo bersama anggota lainnya Romzi. Keduanya menemui pengunjukrasa di depan gedung GNI dengan pengawalan aparat kepolisian.


Tak banyak yang disampaikan, antara pendemo dengan kedua orang anggota dewan terlihat saling mengenal. Pendemo pun akhirnya membubarkan diri.(htn/nia)



Usai Diambil Sumpahnya, 2 Orang Anggota Dewan Temui Pengunjuk Rasa

Penghuni Baru Selesai Disumpah, Gedung DPRD Sumenep Dilempari Telur Busuk

PortalMadura.Com, Sumenep – Sebanyak 50 orang anggota DPRD Sumenep baru selesai diambil sumpahnya di Pendopo Agung Keraton, Sumenep, Madura, Jawa Timur.


Namun, karena dinilai tidak bisa menemui pendemo, maka mahasiswa yang tergabung dalam PMII Sumenep melempari gedung dewan dengan menggunakan telur busuk.


“Kita kecewa karena anggota dewan yang baru disumpah tidak mau menemui kita. Maka, sudah selayaknya gedung dewan ini dilempari telur busuk,” tegas Ferli salah seorang orator aksi PMII Sumenep, Kamis (21/8/2014).


Usai melempari telur busuk yang diarahkan ke Papan Nama Gedung Dewan dan atapnya, mereka membubarkan diri dengan pengawalan aparat kepolisian.(htn/nia)



Penghuni Baru Selesai Disumpah, Gedung DPRD Sumenep Dilempari Telur Busuk

Pengaman Super Ketat, Dompet Undangan Ikut Digeledah

PortalMadura.Com, Sumenep – Para undangan yang akan mengikuti proses pengambilan sumpah anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur periode 2014-2019 harus melalui pemeriksaan super ketat dari aparat kepolisian.


Barang bawaan apapun harus ditunjukkan isinya pada petugas. Tak terkecuali dompet para undangan diperiksa, dan terlihat polisi perempuan (Polwan) juga memegang alat deteksi barang-barang berbahaya (metal detektor).


“Tempat pengambilan sumpah anggota dewan itu harus steril,” tegas Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, Kamis (21/8/2014).


Sterilisasi tempat pelantikan dan pengambilan sumpah itu guna memastikan tempat tersebut bersih dari hal-hal yang mengganggu jalannya pengambilan sumpah.


“Tujuannya untuk menjaga keamanan dalam prosesi pengambilan sumpah anggota dewan,” tegasnya.


Mobil pemadam kebakaran dan sejumlah mobil polisi disiagakan tak jauh dari lokasi pengambilan sumpah anggota dewan.(arif/htn)



Pengaman Super Ketat, Dompet Undangan Ikut Digeledah

SDN Pajagan 2 Diliburkan, Masuk Wilayah Steril Pengambilan Sumpah Anggota Dewan

PortalMadura.Com, Sumenep – SDN Pajagalan 2 Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur terpaksa diliburkan karena masuk wilayah steril pengamanan pada acara pengambilan sumpah anggota DPRD Sumenep periode 2014-2019.


“Sekolah anak saya libur karena masuk daerah steril pengambilan sumpah anggota dewan,” kata Juli, salah seorang orang tua siswa SDN Pajagan 2 kota Sumenep, Kamis (21/8/2014).


Lokasi SDN Pajagan 2 berada disebelah barat Pendopo Agung Keraton Sumenep yang dijadikan tempat pengambilan sumpah anggota dewan yang baru. Namun, sudah terhalangi bangunan dan tembok yang cukup tinggi dan tidak ada jalan tembus.


“Seharusnya, SDN Pajagalan 2 itu tidak harus masuk wilayah steril biar tidak mengganggu aktivitas pendidikan anak-anak,” ujarnya.


Sedangkan ratusan aparat dari polres setempat melakukan pengamanan dan menutup akses jalan masuk dari Lapangan Gotong Royong (akses menuju SDN Pajagan 2), Depan GNI (akses jalan bagian barat menuju Pendopo).


Akses jalan dari bagian timur dan selatan dengan menutup jalan dari depan lapangan tenis (Labeng Mesem ke Selatan).


Pengmanan dilakukan dengan super ketat dan berlapis. Polres Sumenep mengerahkan sekitar 250 personel untuk mengamankan pelantikan 50 anggota DPRD Sumenep periode 2014-2019.(arif/htn)



SDN Pajagan 2 Diliburkan, Masuk Wilayah Steril Pengambilan Sumpah Anggota Dewan