Tampilkan postingan dengan label Nama-nama Penumpang Perahu Meninggal Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nama-nama Penumpang Perahu Meninggal Dunia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Oktober 2014

23 Belum Ditemukan, Pastikan Penumpang PLM Jabal Nur Sebanyak 51 Orang

PortalMadura.Com, Sumenep – Berdasarkan data di Posko Badan SAR Nasional (Basarnas) yang ada di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, penumpang PLM Jabal Nur yang membawa rombongan pengantin dan dinyatakan hilang sejak, Senin (6/10/2014) sebanyak 51 orang dan 23 diantaranya masih hilang.


“Penumpang perahu sebanyak 51 orang. 20 meninggal dunia, 23 belum ditemukan dan 8 orang selamat,” terang Ipda M Rahmatullah, Kapolsek Raas, Sumenep, Jumat (10/10/2014).


Berikut nama-nama penumpang PLM Jabal Nur :


Meninggal dunia (MD) 20 Orang :


H Aten, Asy’ari, H Suno, Hj Ruhani, Saena, Asrawiyah, Hj Purnama, Hj Aton, Siti, Mariyani, Lisna, Liyama, Jumani, Riyo, Puji, Pita, Ragil, Elok, Nur Aida, dan Hj Sawiyah.


Ditemukan selamat 8 orang :


H Munip, Safiudin, Hamdan, Asnawi, Awek, Lutfiah, Hosmani, dan Maskiyah.


Belum ditemukan (Hilang) 23 orang :


Hudan, Hayat, Mudaher, Ahmad Yani, Israna, Murahem, Ahyari, A Zaini, Lamsuri, Siddiq, Ra’siyah, Maniatun, Hj Asma, Masenni, Muhani, Isnaini, Ahmad bin Miswan, Irul, Sinta, Danil, Windi, Andik, dan Ennung.


Sebelumnya, Perahu Layar Motor (PLM) Jabal Nur yang membawa rombongan pengantin pria, Ahmad (22) dari Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur dinyatakan hilang sejak, Senin (6/10/2014). Komunikasi salah seorang penumpang dengan keluarganya berlangsung sekitar pukul 15.00 Wib dan mengabarkan jika perahu bermasalah dan mesinnya mati.


Akibatnya, perahu bergerak sesuai dengan arah angin yakni keperairan Banyuwangi-Situbondo, Jawa Timur, hingga akhirnya dinyatakan hilang. Rencananya, PLM Jabal Nur yang membawa 51 orang penumpang itu hendak ke Bali dalam rangka melangsungkan akat nikah antara pengantin pria Ahmad (22) dengan kekasihnya, Saimah di Pemuteran, Buleleng, Bali.(htn)



23 Belum Ditemukan, Pastikan Penumpang PLM Jabal Nur Sebanyak 51 Orang

Kamis, 09 Oktober 2014

21 Meninggal Dunia, 7 Orang Rombongan Perahu Pengantin Ditemukan Selamat

PortalMadura.Com, Sumenep – Penumpang perahu rombongan pengantin yang menggunakan Perahu Layar Motor (PLM) Jabar Nur atau Mutiara Indah ditemukan sebanyak 28 orang. Tujuh orang diantaranya ditemukan selamat.


“Yang meninggal dunia itu mencapai 21 orang,” terang Fauzi Muhfa (30), Warga Pulau/Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis petang (9/20/2014).


Usaha pencarian yang dilakukan nelayan Raas hari ini, terkendala cuaca. “Angin cukup kencang dan mengancam keselamatan para nelayan,” terangnya.


Nama-Nama Korban Meninggal


1. Saina (meninggal) dievakuasi perahu milik Agus.
2. Asy’ari (meninggal) dievakuasi perahu Madona
3. Elok (putri Hamdan, meninggal)
4. Hj. Fatimatun (meninggal)
5. Hj.Sawiyah (meninggal)
6. Asrawiyah (meninggal) dievakuasi perahu milik Wiwik
7. Mariani (meninggal) dievakuasi perahu milik Wiwik
8. Rio (anak, meninggal) dievakuasi perahu milik Wiwik
9. H. Suno (meninggal) ditemukan nelayan Desa Ketupat
10. H Aten (meninggal) ditemukan nelayan Desa Ketupat
11. Jumani (meninggal)
12. Mama (meninggal)
13. Liyema (meninggal)
14. Rusna (meninggal)
15. H. Ruhani (meninggal)
16. Fita (meninggal) usia anak
17. Eccok (meninggal) – Sebelumnya tidak masuk daftar penumpang.
18. Ennong (meninggal)
19. Sitti (Ibu Ahmad-pengantin pria-meninggal)
20. Nur Aida (meninggal) – Sebelumnya tidak masuk daftar penumpang.
21. Hj. Asma (meninggal) ditemukan nelayan di Desa Ketupat


Nama-Nama Korban Selamat


1. Puhawa (selamat) dievakuasi perahu Madona
2. Asnawi (selamat) dievakuasi perahu Madona
3. Hosmaini (selamat) dievakuasi perahu Madona
4. H. Munif (selamat)
5. Hamdan (selamat) yang sempat memberi kabar kondisi perahu bermasalah.
6. Lutfiana (istri Hamdan, salamat)
7. Udin (selamat) ditemukan oleh kapal DLU


Sebelumnya, calon pengantin pria, Ahmad (22) hendak melangsungkan akat nikah dengan kekasihnya, Saimah di Pemuteran, Buleleng, Bali. Rombongan pengantin menggunakan Perahu Layar Motor (PLM) Jabar Nur atau Mutiara Indah dengan membawa 49 jiwa (versi lain 76 orang) dari Pulau Raas menuju Bali.


Namun, sebelum sampai di perairan Bali, mesin perahu mati hingga akhirnya perahu terhempas dan bergerak ikut arah angin ke perairan Banyuwangi-Situbondo, Senin (6/10/2014).


Kontak terakhir salah seorang penumpang perahu via telepon dengan keluarganya di Raas sekitar pukul 15.00 Wib. Beberapa saat kemudian, tidak dapat dihubungi lagi. Pompa air milik perahu juga rusak, sehingga air yang masuk kedalam perahu sulit diatasi.(dein/htn)



21 Meninggal Dunia, 7 Orang Rombongan Perahu Pengantin Ditemukan Selamat

Fauzi Muhfa : Tidak ada Rombongan Perahu Pengantin yang Ditemukan di Situbondo

PortalMadura.Com, Sumenep – Fauzi Muhfa (30), Warga Pulau/Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengklarifikasi, bahwa korban perahu rombongan pengantin yang hendak ke Bali dan dinyatakan hilang sejak, Senin (6/10/2014), hingga saat ini tidak ada yang ditemukan di wilayah Situbondo, Jawa Timur.


“Korban perahu rombongan pengantin itu, semuanya ditemukan di perairan Sumenep. Jadi, dua warga yang dikabarkan ditemukan di Situbondo tidak benar,” tegas Fauzi pada wartawan, Kamis petang (9/10/2014).


Sebelumnya, dua orang penumpang perahu rombongan pengantin yakni H. Aten dan H. Suno dikabarkan selamat dan ditemukan warga nelayan Situbondo. “H. Aten dan H. Suno baru ditemukan hari ini di perairan Desa Ketupat. Keduanya meninggal dunia,” urai Fauzi.


Dua korban berjenis kelamin laki-laki, yakni H. Aten dan H. Suno sebelumnya masih berstatus tanpa identitas. Setelah dievakuasi oleh warga nelayan, diketahui keduanya merupakan korban perahu rombongan pengantin dari Desa Brakas, Pulau/Kecamatan Raas, Sumenep, Madura.


Sedangkan satu perempuan meninggal yang juga ditemukan mengambang di perairan Desa Ketupat bernama Hj. Asma.(dien/htn)



Fauzi Muhfa : Tidak ada Rombongan Perahu Pengantin yang Ditemukan di Situbondo

Rabu, 08 Oktober 2014

17 Meninggal Dunia, Penumpang Perahu Ditemukan Baru 26 Orang

PortalMadura.Com, Sumenep – Penumpang perahu rombongan pengantin yang dinyatakan hilang sejak, Senin (6/10/2014) berangsur-angsur ditemukan. Hingga pukul 18.00 Wib, Rabu (8/10/2014) sudah 26 orang yang ditemukan, 17 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.


“Yang ditemukan di wilayah perairan Sumenep 24 orang dan 2 orang lainnya di perairan Situbondo. Jadi, total ditemukan sebanyak 26 orang,” kata Fauzi, warga Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.


Dari 26 orang yang ditemukan tersebut, 17 orang meninggal dunia. “Para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat ada di Puskemas Raas,” terangnya.


Bila merujuk pada nama-nama penumpang perahu yang dirilis sebelumnya mencapai 49 orang. Sehingga yang belum ditemukan masih 23 orang.


Berikut nama-nama penumpang perahu yang sudah ditemukan :


1. Saina (meninggal) dibawa perahu milik Agus.
2. Puhawa (hidup) dibawa perahu Madona
3. Asnawi (hidup) dibawa perahu Madona
4. Hosmaini (hidup) dibawa perahu Madona
5. Asy’ari (meninggal) dibawa perahu Madona
6. H. Munif (hidup)
7. Hamdan (hidup) yang sempat memberi kabar kondisi perahu bermasalah.
8. Lutfiana (istri Hamdan, hidup)
9. Elok (putri Hamdan, meninggal)
10. Hj. Fatimatun (meninggal)
11. Hj.Sawiyah (meninggal)
12. Asrawiyah (meninggal) dibawa perahu milik Wiwik
13. Mariani (meninggal) dibawa perahu milik Wiwik
14. Rio (anak, meninggal) dibawa perahu milik Wiwik
15. Udin (hidup) ditemukan oleh Kapal DLU
16. H. Suno (hidup) ditemukan di Situbondo
17. H Aten (Hidup) ditemukan di Situbondo
18. Jumani (meninggal)
19. Mama (meninggal)
20. Liyema (meninggal)
21. Rusna (meninggal)
22. H. Ruhani (meninggal)
23. Fita (meninggal) usia anak
24. Eccok (meninggal) – Sebelumnya tidak masuk daftar penumpang.
25. Ennong (meninggal)
26. Korban perempuan belum diketahui identitasnya. (meninggal)


Sebelumnya, calon pengantin pria, Ahmad (22) hendak melangsungkan akat nikah dengan kekasihnya, Saimah di Pemuteran, Buleleng, Bali. Rombongan pengantin menggunakan Perahu Layar Motor (PLM) Jabar Nur atau Mutiara Indah dengan membawa 49 jiwa (versi lain 76 orang) dari Pulau Raas menuju Bali.


Namun, sebelum sampai di perairan Bali, mesin perahu mati hingga akhirnya perahu terhempas dan bergerak ikut arah angin ke perairan Banyuwangi-Situbondo, Senin (6/10/2014).


Kontak terakhir salah seorang penumpang perahu via telepon dengan keluarganya di Rass sekitar pukul 15.00 Wib. Beberapa saat kemudian, tidak dapat dihubungi lagi. Pompa air milik perahu juga rusak, sehingga air yang masuk kedalam perahu sulit diatasi.


Keluarga korban berusaha minta bantuan Satpolair Situbondo dan Banyuwangi, serta TNI AL. Bahkan, Polair Kalianget, Sumenep juga menyisir perairan Pulau Sapudi.(dein/htn)



17 Meninggal Dunia, Penumpang Perahu Ditemukan Baru 26 Orang