Tampilkan postingan dengan label Mercon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mercon. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Juli 2014

Polisi masih lakukan Penyedilidikan Penyebab ledakan.

PortalMadura.com, Sumenep- Hingga 4 jam pasca ledakan hebat yang menewaskan Rahem (37), korban ledakan mercon, warga Dusun Kalompang, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga kini pihak Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.


Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Manding, AKP Hasanuddin. Menurutunya hingga saat ini pihaknya dibantu Satuan reskrim Polres Sumenep tenagah melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan yang menewaskan Rahem tersebut.


“Kami masih belum dapat memberikan ketarangan penyebab ledakan, dan masih penyelidikan” ungkap AKP Hasanuddin yang belum genap satu minggu menjabat sebagai kapolsek.


Sementara itu pantauan PortalMadura.com dilapangan selain memasang garis polisi disekitar lokasi kejadian, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang mengetahui peristiwa tersebut.


Ledakan mirip bom tersebut meledak sekitar pukul 12.00 Wib dari rumah korban. Buyi ledakan terdengar hingga radius 2 km. (Arif/Htn)



Polisi masih lakukan Penyedilidikan Penyebab ledakan.

Bagian Depan Rumah Korban Ledakan Rusak Parah

PortalMadura.com- Hingga pukul 15:37 WIB, ratusan warga masih memadati rumah Rahem (37), korban ledakan mercon, warga Dusun Kalompang, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.


Sejumlah aparat dari Polres Sumenep tampak tengah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun hingga berita ini dilansir, pihak aparat belum dapat menyimpulkan penyebab ledakan.


Sementara itu Ledakan mirip bom tersebut meledak sekitar pukul 12.00 Wib dari rumah korban. Buyi ledakan terdengar hingga radius 2 km. Selain Rahem, nenek Korban Suja’i (80) saat ini masih berada di RSUD Sumenep setalh menderita luka pada bagian kepala akibat terkena batu yang terlempar akibat ledakan.(arif/htn)


Dibawah ini adalah kondisi rumah korban pasca terjadinya ledakan.


ledakan mercon desa gadding manding sumenep madura jawa timur 2 300x225 Bagian Depan Rumah Korban Ledakan Rusak Parah Kondisi Rumah Pasca Ledakan


ledakan mercon desa gadding manding sumenep madura jawa timur 3 300x225 Bagian Depan Rumah Korban Ledakan Rusak Parah Kondisi Rumah Korban Pasca Ledakan


ledakan mercon desa gadding manding sumenep madura jawa timur 1 300x225 Bagian Depan Rumah Korban Ledakan Rusak Parah Kondisi Rumah Pasca Ledakan



Bagian Depan Rumah Korban Ledakan Rusak Parah

Kepala Korban Ledakan Mirip Bom Belum Ditemukan

PortalMadura.Com, Sumenep – Sudah dua jam lebih, Kepala Rahem (37), korban ledakan mercon, warga Dusun Kalompang, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga kini belum ditemukan.


“Sampai sekarang kepala korban belum ditemukan,” kata Sekretaris Desa (sekdes) Gadding, Heri, kepada PortalMadura, Senin (21/7/2014).


Hanya saja, lanjut Heri, ditemukan gumpalan-gumpalan daging yang ada rambut, kemungkinan gumpalan daging itu bagian dari kepala.


“Saat ini sedang dicari, yang ditemukan hanya gumpalan daging yang ada rambutnya,” terangnya.


Di tempat kejadian perkara (TKP) kini masih ramai dengan warga setempat yang ikut mencari bagian-bagian tubuh korban berbaur dengana aparat kepolisian setempat.


Ledakan mirip bom tersebut meledak sekitar pukul 12.00 Wib dari rumah korban. Buyi ledakan terdengar hingga radius 2 km. (arif/htn)



Kepala Korban Ledakan Mirip Bom Belum Ditemukan

Nenek Korban Terpaksa Dilarikan ke RSUD Sumenep

PortalMadura.com, Sumenep – Suja’i (80), warga Dusun Kalompang, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang merupakan nenek korban ledakan mercon, Rahem (37) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Moh Anwar.


Nenek tua renta itu mengalami luka dibagian kepalanya setelah terkena reruntuhan rumahnya dan kerikil yang bersumber dari lokasi ledakan.


“Nenek korban harus dilarikan ke rumah sakit, di Polindes tidak bisa memberi pertolongan karena parah,” ungkap Heri, Sekdes Gadding, Senin (21/7/2014).


Heri memaparkan, kerusakan rumah korban diperkirakan mencapai 75 persen. Jadi, tidak bisa ditempati lagi. “Kalau rumahnya ya rusak parah,” ujarnya. (arif/htn)



Nenek Korban Terpaksa Dilarikan ke RSUD Sumenep

Minggu, 20 Juli 2014

Korban Ledakan Tewas Berstatus Aparat Desa

PortalMadura.Com, Sumenep – Rahem (37), yang tewas karena ledakan yang diduga kuat sedang meracik obat petasan masih berstatus aparat desa, yakni Kepala Dusun Kalompang, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.


Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan, selain hancur berserakan, kepala korban terpisah dan masih dicari oleh warga bersama aparat kepolisian yang sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dilokasi terlihat, Kasat Reskrim Polres Sumenep, anggota Resmob, dan Kapolsek setempat.


Bunyi ledakan sekitar pukul 12.00 Wib, Senin (21/7/2014) dan terdengar hingga radius 2 km. Sedangkan rumah korban rusak 75 persen.(arif/htn)



Korban Ledakan Tewas Berstatus Aparat Desa

Meledak, Warga Sumenep Tewas Diduga Racek Obat Petasan

PortalMadura.Com, Sumenep – Rahem (37), Warga Dusun Kalompang, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang tewas dengan kondisi tubuh hancur berserakan diduga kuat sedang meracik obat petasan di rumahnya. Lalu, meledak pukul 12.00 Wib, Senin (21/7/2014).


Sedangkan nenek korban Suja’ie (80), berada tak jauh dari lokasi ledakan, sehingga batu dan kerikil yang bersumber dari lokasi ledakan menghantam kepala korban.


“Saat ini, neneknya dilarikan ke pusat kesehatan setempat,” kata Ahmad Nur dari lokasi kejadian.


Sementara, pihak aparat kepolisian setempat sedang di tempat kejadian perkara (TKP) dan belum memberikan keterangan pers.(Arif/htn)



Meledak, Warga Sumenep Tewas Diduga Racek Obat Petasan

Breaking News - Mirip Ledakan Bom, Warga Sumenep Tewas

PortalMadura.Com, Sumenep – Rahem (37), Warga Dusun Kalompang, Desa Gadding, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tewas seketika, pukul 12.00 Wib, Senin (21/7/2014).


Tubuh korban hancur berserakan. Rumah korban juga nyaris tak tersisah. Bahkan Suja’ie (80), nenek korban juga nyaris tewas setelah bagian kepalanya dihajar batu yang bersumber dari lokasi ledakan.


“Bunyinya mirip bom. Satu orang korban tewas,” terang Ahmad Nur dari lokasi kejadian. (arif/htn)



Breaking News - Mirip Ledakan Bom, Warga Sumenep Tewas