PortalMadura.Com, Pamekasan – Sepeda motor milik Santoso hilang saat diparkir di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jalmak 1 Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (7/3/2016).
Santoso yang merupakan Tata Usaha (TU) SDN Jalmak 1 tersebut terkejut melihat motornya tidak ada di tempat setelah...
Pelaku Sempat Pamit, Motor TU SDN Jalmak 1 Pamekasan Dicuri Maling
Senin, 07 Maret 2016
Pelaku Sempat Pamit, Motor TU SDN Jalmak 1 Pamekasan Dicuri Maling
Kamis, 17 Desember 2015
18 TKP, Spesialis Maling Motor di Lokasi Parkir Perkantoran Diringkus
PortalMadura.Com, Sumenep – Yanto (25), warga Sumenep, Madura, Jawa Timur diringkus unit Opsnal Satreskrim Polres Sumenep.
Tersangka diduga kuat melakukan aksi pencurian sepeda motor di 18 tempat kejadian perkara (TKP) sejak tahun 2014.
“Tersangka ini, mencuri sepeda motor di tempat...
18 TKP, Spesialis Maling Motor di Lokasi Parkir Perkantoran Diringkus
Sabtu, 13 Juni 2015
Hendak Curi Motor di Ponpes, Warga Pamekasan Nyaris Dibakar Hidup-Hidup
PortalMadura.Com, Sumenep – Maimun (30), warga Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, nyaris tewas dihajar warga, Sabtu (14/6/2015).
Pelaku ketahuan warga ketika mencuri sepeda motor di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) At-Taufiqiyah, Desa Aeng Baja Raja,...
Hendak Curi Motor di Ponpes, Warga Pamekasan Nyaris Dibakar Hidup-Hidup
Senin, 06 Oktober 2014
Pasca Maling Motor Dibakar, Warga Cari Pelaku Lain
PortalMadura.Com, Sumenep – Rumah Marsuki (42), Warga Desa Andulang, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur yang diduga terlibat dalam pencurian motor milik Zayadi (30), Warga Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep sering didatangi orang tak dikenal.
Marsuki diduga teman Samsul yang dibakar hidup-hidup oleh massa saat ketahuan hendak mencuri motor, Minggu sore (5/10/2014). “Sejak pagi, banyak warga yang mondar-mandir disekitar rumah Marsuki, tapi tidak satupun yang berani masuk ke dalam pagar rumahnya,” kata Supriyanto (30), tetangga Marsuki, pada wartawan, Senin (6/10/2014).
Sumber lain menyebutkan, jika didalam rumah Marsuki ada yang sedang sakit keras. “Bapaknya Marsuki itu sakit keras. Bisa saja warga dari luar desa itu mengintai keberadaan Marsuki. Mungkin mereka masih berfikir dua kali karena didalam ada yang sakit,” imbuh warga.
Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, melalui Humas Polres Sumenep, AKP Jaiman meminta Marsuki menyerahkan diri pada aparat kepolisian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Sebaiknya menyerahkan diri pada polisi,” katanya.
Untuk menghindari aksi anarkis, aparat kepolisian telah melakukan sosialisasi pada masyarakat, agar tidak menyelesaikan kasus hukum dengan main hakim sendiri. Masyarakat diharapkan menyerahkan pelaku kriminal ataupun pelaku kasus lain pada petugas, sehingga kasusnya diselesaikan secara hukum. (baca : Maling Motor Dibakar Hidup-hidup)
“Petugas juga sedang melakukan pemantauan terhadap rumah warga yang disebut-sebut sebagai teman pelaku,” tandasnya.(dien/htn)
Pasca Maling Motor Dibakar, Warga Cari Pelaku Lain
Minggu, 05 Oktober 2014
Maling Motor Dibakar, Polisi Akui Tak Mampu Halau Massa
PortalMadura.Com, Sumenep – Aparat kepolisian mengakui jika tidak mampu menghalau massa saat terjadi penganiayaan terhadap Syamsul (40) Warga Mandala, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang diduga pelaku Ranmor (Pencurian motor), Minggu Sore (05/10/2014).
“Kanit reskrim beserta tiga anggota Polsek Batang-Batang sudah berupaya menghalau massa, namun tak mampu karena massa terus bertambah banyak,” terang Kapolres Sumenep AKBP Marjoko melalui Humas Polres, AKP Jaiman.
Syamsul yang tewas dibakar massa tidak hanya diawali dengan lemparan batu hingga hancur bagian kepalanya, namun alat kelaminnya juga dipotong. Pelaku ketahuan aksinya ketika hendak mencuri motor milik Zayadi (30), Warga Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep. (Baca : Maling Motor Dibakar Hidup-hidup)
Massa pun mengejar hingga Perbatasan Desa Totosan dan Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep. Penganiayaan terhadap pelaku tak terhindarkan hingga tewas. Kini, jenazah pelaku sudah dievakuasi ke Rumah Sakit dr Moh Anwar Sumenep.(udien/htn)
Maling Motor Dibakar, Polisi Akui Tak Mampu Halau Massa
Kronologis Maling Motor Dibakar
PortalMadura.Com, Sumenep – Syamsul (40) Warga Mandala, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sempat bersembunyi di kandang sapi milik warga Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep setelah ketahuan oleh warga saat mencuri motor, Minggu Sore (05/10/2014).
Motor yang dicuri milik Zayadi (30), Warga Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep diparkir tak jauh dari rumahnya. Aksi nekat pelaku ketahuan warga, sehingga diteriaki maling. Spontan, warga yang sedang berlebaran dan saling silaturrahmi beramai-ramai mengejar pelaku.
“Pelaku sempat bersembunyi di kandang sapi milik warga. Ditempat persembunyiannya itulah dihujani batu oleh warga. Lalu, keluar dari kandang dan kembali dikejar oleh massa hingga akhirnya tertangkap,” terang salah seorang warga pada PortalMadura.Com.
Pelaku sempat melawan. Namun, karena massa kompak akhirnya terjatuh. “Tidak tahu siapa yang memulai, kepala pelaku hancur akibat lemparan batu,” urainya.
Massa dari berbagai desa datang kelokasi. Diantara mereka banyak yang melempari batu. Lalu dibakar hidup-hidup. “Memang ada polisi yang datang ke lokasi, tapi sudah terlambat,” imbuh Iwan, salah seorang saksi mata.
Jenazah pelaku sudah dievakuasi ke Rumah Sakit dr Moh Anwar Sumenep.(htn)
Kronologis Maling Motor Dibakar
Breaking News:1 Maling Motor Dibakar Hidup-hidup, 1 Lolos
PortalMadura.com, Sumenep- Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur Minggu Sore (05/10/2015) di hebohkan kejadian Maling Motor Dibakar Hidup-hidup.
Kejadian pembakaran bermula saat sejumlah warga mengejar Syamsul (40) Warga Mandala, Gapura, dan Marsuki (42) Warga Desa Andulang, Kecamatan Gapura. Mereka adalah pelaku pencurian sepeda motor.
Saat berada di Perbatasan desa Totosan dan Batang-Btang Laok, kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Keduaya berhasil diringkus, massa yang mengejar langsung menghujani bogem mentah kepada kedua tersangka.
Sayang salah satu tersangka yakni Marsuki berhasil lolos, Sedangkan Syamsul kemudian menjadi bulan-bulanan massa dan dibakar hidup-hidup.
“Tadi ada dua maling, satu berhasil kabur, satunya dibakar” ungkap Ahmadi (26) salah satu warga yang melihat kejadian.
Sementara itu Syamsul, maling motor yang tewas dibakar sebelumnya baru 1 bulan keluar dari Rutan. (deny)
Breaking News:1 Maling Motor Dibakar Hidup-hidup, 1 Lolos