Tampilkan postingan dengan label Kebakaran Pasar Pakong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran Pasar Pakong. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 November 2014

Tim Labfor Baru Turun Ke Bekas Kebaran Pasar Pakong

PortalMadura.Com, Pamekasan – Hari kelima pasca kebakaran pasar Pakong Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum ada kejelasan nasib para pedagang serta penyebab pasti kebakaran tersebut. Sejumlah masyarakat khawatir karena banyaknya warga yang keluar masuk daerah kebakaran, sejumlah barang bukti akan rusak, atau hilang.


Kapolres Pamekasan, AKBP Nanang Chadarusman saat dihubungi mengatakan, tim laboratorium forensic (Labfot) Polda Jatim akan tiba Senin (3/11/2014), namun hasilnya masih belum bisa dipastikan, sehingga pihaknya akan mengecek kembali hasil kerja tim labfor tersebut. Tim labfor itu terdiri dari 4 orang dipimpin AKP Agus dari Polda Jatim didampingi Kasat Reskrim Polres Pamekasan.


“Hari ini tim baru mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan diperkirakan sekitar sepekan temuan labfor itu bisa dipublikasikan, karena masih akan dikaji oleh Polda Jatim,” katanya.


Sementara Mohammad Hakim, tokoh pemuda Pakong juga mengatakan, polisi dan pemerintah harus bisa bekerja maksimal.  Menurutnya, pasar Pakong menjadi salah satu urat nadi ekonomi masyarakat kecil, sehingga ada sebagian pedagang yang terpaksa membangun lapaknya sendiri, sambil menunggu perbaikan dari pemerintah. Kecuali toko atau lapak yang diberi police line, tidak bisa di perbaiki, sebelum selesai identifikasi.


“Saya takut karena banyak orang keluar masuk dalam bekas kebakaran itu, barang bukti hilang dan petugas kesulitan untuk melakukan identifikasi,” jelasnya.


Hakim berharap, pemerintah segera membangunkan lokasi sementara sambil menunggu perbaikan kios atau toko mereka. Sebab rencana kenaikan BBM oleh pemerintah akan semakin menambah beban para korban kebakaran tersebut.


“Warga sangat berharap pada pemerintah untuk segera melakukan langkah-langkah kongkrit. Sebab, jika BBM memang benar-benar naik nantinya akan semakin menambah beban para korban kebakaran itu,” harapnya. (reiza/htn)



Tim Labfor Baru Turun Ke Bekas Kebaran Pasar Pakong

Jumat, 31 Oktober 2014

Pemkab Pamekasan Akan Bangun Kembali Pasar Pakong

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur komitmen akan membangun kembali Pasar Kecamatan Pakong yang telah ludes terbakar pada kamis (30/10/2014) dini hari. Hal itu dilakukan setelah Bupati Pamekasan Ahmad Syafii bersama dengan pihak-pihak terkait mendatangi langsung ke lokasi.


Bambang Edy Suprapto, Kepala Disperindag Pemkab Pamekasan mengatakan, pihaknya sudah mengumpulkan perwakilan pedagang bersama dengan pihak Muspika Kecamatan Pakong. Para pedagang untuk sementara akan direlokasi ke lahan milik warga yang tidak dipakai, tidak jauh dari lokasi pasar yang terbakar. Namun sebagian pedagang bisa memanfaatkan los pasar yang selamat dari kebakaran.


“Sbeagaimana yang disampaikan pak bupati, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berkomitmen akan membangun kembali pasar tersebut agar pedagang bisa kembali beraktifitas normal,” katanya, Sabtu (1/11/2014).


Menurut Bambang, para pedagang untuk sementara bisa menggelar dagangannya di sebuah tanah kosong milik warga yang telah disepakati sebagai tempat relokasi pedagang. Selain itu, areal pasar yang terbakar akan segera dipagari seng agar para pedagang tidak masuk ke dalamnya.


Bambang menjelaskan, pihaknya sudah mendata semua korban pedagang yang mengalami kerugian secara materi, dan tercatat ada 574 pedagang yang merugi. Namun total kerugian akibat kebakaran tersebut, Disperindag mengaku masih menghitungnya secara rinci.


“Untuk kerugian secara total kita masih menghitungnya dan belum bisa memastikan. Hanya saja pemkab memastikan akan membangun kembali pasar Pakong itu,” tegasnya. (reiza/htn)



Pemkab Pamekasan Akan Bangun Kembali Pasar Pakong

Kamis, 30 Oktober 2014

Polres Pamekasan Olah TKP Kebakaran Pasar Pakong

PortalMadura.Com, Pamekasan – Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dengan terbakarnya Pasar Pakong yang meludeskan sedikitnya 727 bangunan.


Kapolres Pamekasan AKBP Nanang Chadarusman, mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus terbakarkanya pasar Pakong itu, dan telah melakukan olah TKP sejak Kamis dini hari hingga Kamis siang (30/10/2014).


“Tadi malam unit identifikasi serse langsung olah TKP untuk mengadakan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.


Selain itu menurut Nanang Chadarusman, polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penelitian kebakaran yang rencananya akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Surabaya.


“Kita belum memeriksa saksi karena kebanyakan adalah korban yang memiliki tempat jualan di sana. Kita upayakan mendatangkan Tim Labfor dari Surabaya,” jelasnya.


Sementara menurut penjelasan saksi mata di lokasi, api pertama kali berasal dari los pasar ikan kemudian menjalan ke los dan toko yang lain sehingga si Jago merah meludeskan semua bangunan yang ada.


Sedikitnya ada 727 bangunan ludes terbakar, yang meliputi 38 toko, 20 kios, 345 los, 11 warung, dan 313 lapak pedagang kaki lima (PKL).


Pasar Pakong merupakan pasar tradisional terbesar ketiga di Pamekasan setelah Pasar 17 Agustus di Kelurahan Bugih dan Pasar Palengaan di Kecamatan Palengaan. Luas lahannya mencapai 7.154 meter persegi. (reiza/htn)



Polres Pamekasan Olah TKP Kebakaran Pasar Pakong

Rabu, 29 Oktober 2014

Pedagang Mengais Sisa Kebakaran Pasar Pakong

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kebakaran Pasar Pakong Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur membuat para pedagang shock. Usaha untuk memadamkan api tak berhasil meski pihak pemadam kebakaran datang kelokasi, Kamis (30/10/2014) dini hari.


Ada 727 bangunan ludes terbakar, yang meliputi 38 toko, 20 kios, 345 los, 11 warung, dan 313 lapak pedagang kaki lima (PKL). “Sebagian pedagang ada yang masih mencari sisa kebakaran dagangannya,” terang Fadheel Muhammad, salah seorang saksi mata via telepon pada PortalMadura.Com, Kamis (30/10/’2014)


Pasar Pakong merupakan pasar tradisional terbesar ketiga di Pamekasan setelah Pasar 17 Agustus di Kelurahan Bugih dan Pasar Palengaan di Kecamatan Palengaan. Luas lahannya mencapai 7.154 meter persegi.


Pasar ini juga dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan mempunyai letak yang stategis, yaitu berada di jalur lintas kecamatan yang menghubungkan Kecamatan Pakong, Waru, Batu Bintang, Palengaan dan Galis (Keppo) serta sentra pasar hewan yang ada di Kabupaten Pamekasan.(htn)



Pedagang Mengais Sisa Kebakaran Pasar Pakong

Pasar Pakong Pamekasan Ludes Tak Tersisa

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kios dan toko di Pasar Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur akhirnya ludes tak tersisa. Dua unit pemadam kebakaran (Damkar) tak mampu melokalisir api. Pihak pemadam kebakaran sulit mendekati ke titik api.


Warga yang ikut membaur membantu pemadaman dengan menggunakan alat seadanya, juga sia-sia. Api terus membubung. Sebagian pedagang berhasil menyelamatkan barang-barang dagangannya. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.


“Semua kios dan toko habis terbakar. Tinggal puing-puingnya saja,” kata Moh Ali Sadikin, salah seorang saksi mata dilokasi kejadian pada PortalMadura.Com melalui telepon, Kamis (30/10/2014) dini hari.


Ia menjelaskan, Pasar Pakong cukup besar, karena satu-satunya pasar yang ada diwilayah Kecamatan Pakong. Ada 6 pintu utama untuk masuk ke dalam pasar. “Panjang kios itu kira-kira 150 meter, dengan lebar 75 meter. Kios itu ditempati pedagang dengan cara diberi pembatas (diskat),” terangnya.


Berbagai macam dagangan digelar oleh pedagang di dalam kios tersebut, semisal ikan, lauk pauk, kain dan segala kebutuhan sehari-hari.


Pasar Pakong merupakan pasar yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan dan mempunyai letak yang stategis, yaitu berada di jalur lintas kecamatan yang menghubungkan Kecamatan Pakong, Waru, Batu Bintang, Palengaan dan Galis (Keppo) serta sentra pasar hewan yang ada di Kabupaten Pamekasan.


“Pemadam kebakaran sulit masuk kelokasi. Hanya bisa nyemprot air dari jarak jauh. Makanya, api sulit dilokalisir,” imbuh Zainal Abidin, mantan Anggota DPRD Pamekasan yang ada dilokasi kebakaran.

Warga setempat baru mengetahui jika Pasar Pakong terbakar sekitar pukul 00.30 Wib dengan kondisi api sudah membubung.(reiza/htn)



Pasar Pakong Pamekasan Ludes Tak Tersisa

Pasar Pakong Terbakar, 2 Unit Damkar Tak Mampu Jinakkan Si Jago Merah

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dua unit pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tak mampu menjinakkan si jago merah.


“Pemadam kebakaran sudah datang, tapi tidak mampu melokalisir api. Api terus berkobar,” terang Fadheel Muhammad, salah seorang saksi mata via telepon pada PortalMadura.Com, Kamis (30/10/’2014) dini hari.


Hingga pukul 02.15 Wib, api masih membubung dan menjalar kesemua toko dan kios yang ada di Pasar Pakong. “Jumlah kios dan toko yang terbakar belum tahu, mas!,” katanya.(htn)



Pasar Pakong Terbakar, 2 Unit Damkar Tak Mampu Jinakkan Si Jago Merah

Breaking News - Pasar Pakong Pamekasan Terbakar

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kebakaran hebat terjadi di Pasar Pakong, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (30/10/2014) dini hari.


Api baru diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 00.30 Wib. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Warga berusaha melokalisir api dengan alat seadanya. Namun, api terus membubung.


“Belum pasti apa penyebabnya,” kata Fadheel Muhammad sambil mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi roojiun dalam status facebooknya.


Fadheel Muhammad juga mengunggah beberapa foto kebakaran Pasar Pakong.(htn)



Breaking News - Pasar Pakong Pamekasan Terbakar